parket flooring laminate

Apa Yang Membedakan Parquet Flooring Dan Laminate

Sebagian orang masih banyak yang belum mengetahui apakah itu parket / Parquet, apakah itu flooring, dan apakah itu laminate flooring?

Parquet, flooring, juga laminated adalah beberapa jenis produk dari kayu yang kegunaannya untuk di jadikan sebagai pelapis lantai, merupakan produk alternatif pengganti keramik, granit, ataupun marmer, namun produk ini hanya untuk digunakan di area indoor saja, atau area dalam ruang, seperti lantai rumah, bisa juga untuk lantai hotel, bisa untuk lantai apartemen, lantai perkantoran, maupun lantai lainnya yang posisinya terlindung dari sinar matahari maupun hujan

Apa Yang Membedakan Parquet Flooring Dan Laminate

Parquetharga lantai kayu parket

Parket adalah Bahan untuk melapisi lantai yang terbuat dari kayu 100% asli, bukan triplek, bukan HDF, juga bukan lapisan. Parket ini merupakan alternatif untuk lantai sebagai pengganti keramik. Bahannya untuk parket banyak di buat dari beberapa jenis kayu yang memiliki kualitas tinggi, dan memiliki daya tahan yang awet terhadap kelembaban. Adapun bahan kayu yang banyak di produksi untuk parket antara lain: kayu jati, kayu Merbau, Kayu bengkirai, kayu ulin, kayu sonokeling, dan lain-lain.

FlooringFlooring kayu jati

Flooring adalah sama juga seperti parket yang terbuat dari 100% kayu asli, bukan triplek, bukan HDF, juga bukan lapisan. Yang membedakan dari kedua jenis tersebut adalah dari segi ukuran, jika ukuran parket standarnya lebar 5cm, tebal 1,2cm dan panjang 20/25/30cm, sedangkan ukuran flooring standarnya adalah lebar 9cm, tebal 1,5cm, dan panjang random antara 30 sampai 100cm dengan interval 5cm. Adapun ukuran tengah-tengah antara parket dan flooring terdapat satu jenis produk standar dengan ukuran lebar 7cm, tebal 1,2cm dan panjang random antara 30 sampai 100cm dinamakan Mini Flooring

laminate flooringLaminating Flooring

Laminate Flooring adalah sama juga sebuah produk untuk penutup lantai pengganti keramik, namun laminate flooring ini terbuat dari serbuk kayu yang di olah dengan cara di press menggunakan mesin high pressure dan di bentuk menjadi lembaran-lembaran papan disebut HDF sejenis MDF (HDF= High Density Fiber). Kemudian papan-papan tersebut di potong-potong dengan ukuran tertentu dan di tambahkan pelengkap sejenis lidah dan mulut (T&G), kemudian salah satu permukaannya di laminasi dengan bahan sejenis plastik bermotif kayu, maka jadilah ia sebagai produk lantai kayu. Jadi jenis ini bukan kayu asli, melainkan kayu tiruan.

Kelebihan dan Kekurangan

Dari ketiga jenis produk lantai kayu disebutkan diatas tentu saja tidak ada yang semuanya sempurna, artinya setiap produk tentu memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, maka disini saya akan coba untuk memaparkan secara detail, apa saja kekurangan dan kelebihan dari produk-produk lantai kayu tersebut.

Kelebihan Dan Kekurangan Lantai Kayu Parket

bahan untuk lantai kayuPerlu di ketahui bahwa bahan baku yang di produksi untuk Lantai Kayu Parket, kami hanya mengambil dari beberapa jenis kayu pilihan yang sudah terbukti memiliki kualitas tinggi dan memiliki ketahanan yang baik, awet dan tahan lama, tahan terhadap kelembaban, juga tahan terhadap serangan rayap, maka dengan jaminan kualitas kayu yang baik memberikan rasa aman bagi para pelanggan akan penggunaan material lantai yang digunakan, tidak mudah rusak, tidak mudah lapuk, dan juga tidak dimakan rayap, sehingga umur lantai kayu di gunakan di dalam rumah bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama hingga puluhan tahun tidak kalah awetnya dengan lantai keramik maupun granit.

System produksi atau cara pembuatan lantai kayu parket ini di buat dengan melalui beberapa tahapan penting mulai dari penebangan pohon, pembelahan kayu, proses Cady atau pemisahan kelas kayu, pengeringan melalui Oven, kemudian masuk ke ke tahap produksi, yang mana system produksi ini menggunakan mesin moulding.

cara membuat lantai kayu parket

Selanjutnya tahap pemisahan ke-2 yaitu Quality Control atau chek kualitas produk, baik dari segi kualitas kayunya, dari segi presisinya, dari segi pin hole atau lubang pin bekas lobang kutu kayu, hingga pemisahan antara corak yang sama dan yang beda, hingga ahirnya masuklah ke tempat pengepakan (Packaging). Beberapa tahapan tersebut membutuhkan waktu kurang-kurangnya 40 hari semenjak kayu di ambil dari penebangan hingga siap di pasarkan.

Adapun jenis kayu yang kami gunakan untuk membuat Kayu Parket antara lain: Kayu Jati, Kayu Merbau, Kayu Bengkirai, Kayu Kempas, Kayu Ulin, dan kayu kruing. Kami mengambil jenis-jenis kayu tersebut sebagai bahan baku untuk pembuatan lantai parket, dikarenakan kayu-kayu tersebut sudah teruji kualitasnya dan di akui dunia.

Selanjutnya System Pemasangan lantai parket

Lantai Kayu Parket ini di pasarkan dalam keadaan mentah yang artinya tidak dijual dalam keadaan finishing, maka pengerjan finishingnya dilakukan setelah terpasang di site. Adapun system pemasangannya dengan cara di rekatkan menggunakan lem khusus di atas lantai yang sudah di aci halus dan rata, kemudian diratakan dengan menggunakan mesin khusus hingga 3 kali, setelah itu barulah masuk ke tahap finishing.

Proses pemasangan parket dari awal hingga finishing ini membutuhkan waktu sekurang-kurangnya 2 minggu untuk volume sekitar 50 meter persegi.

lantai kayu rumah

Kelebihan Dan Kekurangan Lantai Kayu Flooring

Lantai Kayu Flooring dan Lantai Kayu Parket di buat dan di produksi dengan cara yang sama, proses yang sama, juga jenis kayu yang sama, maka kelebihan dan kekurangan dari lantai kayu jenis Flooring ini bisa dilihat dari kelebihan dan kekurangan lantai kayu parket yang sudah di paparkan diatas.

Adapun yang membedakan dari kedua jenis tersebut hanyalah dari sisi ukuran, sebagaimana sudah saya paparkan diatas mengenai perbedaan ukuran dua produk tersebut yaitu: jika ukuran parket standarnya lebar 5cm, tebal 1,2cm dan panjang 20/25/30cm, sedangkan ukuran flooring standarnya adalah lebar 9cm, tebal 1,5cm, dan panjang random antara 30 sampai 100cm dengan interval 5cm. Adapun ukuran tengah-tengah antara parket dan flooring terdapat satu jenis produk standar dengan ukuran lebar 7cm, tebal 1,2cm dan panjang random antara 30 sampai 100cm dinamakan Mini Flooring

Kelebihan Dan Kekurangan Lantai Kayu Laminate

lantai kayu laminate flooringLantai kayu jenis Laminate di produksi dari serbuk kayu pilihan yang di buta menjadi lembaran-lembaran papan dengan kualitas tinggi yang di sebut HDF (High Density Fiber), Kemudian papan-papan tersebut di potong-potong dengan ukuran tertentu, selanjutnya kedua permukaan potongan-potongan papan tersebut di laminasi dengan plastik khusus laminasi yang salah satunya di laminasi dengan printing bermotif kayu, selanjutnya di setiap sisinya di tambahkan pelengkap T&G (Tounge And Groove) sejenis lidah dan mulut untuk memudahkan dalam proses pemasangan maka jadilah ia sebagai produk lantai kayu.

Adapun dengan desain produksi seperti itu menjadikan jenis lantai kayu laminate sangat mudah dan cepat dalam proses pemasangannya. Jika lantai kayu solid seperti parket dan flooring membutuhkan waktu sekurang-kurangnya 2 minggu untuk volume pemasangan sebanyak 50 meter persegi, maka lantai kayu laminate ini hanya membutuhkan waktu 1 hingga dua hari saja untuk volume yang sama.

Lantai Kayu Laminate akan terlihat seragam ketika terpasang di site dikarenakan di printing dengan motif yang sama, sedangkan lantai kayu solid seperti Parket dan Flooring akan terlihat belang dikarenakan motif alami sesuai kondisi kayu.

PENTING

Dari segi kekurangan dan kelebihan dari ketiga jenis lantai kayu yang sudah di paparkan diatas, ada hal yang sangat yang penting untuk di ketahui yaitu dari segi perawatan, yakni jika lantai kayu yang anda gunakan terbuat dari kayu solid seperti Lantai Parket dan Lantai Flooring bisa di refinish atau di finish ulang jika terjadi aus atau penyusutan pada lapisan coating sehingga akan terlihat seperti baru lagi tanpa harus membeli produk parket tersebut, meskipun kemungkinan terjadi penyusutan itu dalam pemakaian waktu yang sangat lama, bisa mungkin 10-20 tahun untuk lantai rumah yang biasa terawat baik.

Sedangkan untuk lantai kayu jenis Laminate, maka di perlukan penggantian produk jika terjadi aus atau penyusutan pada motif printing laminasi yang merusak motif sehingga tidak lagi seperti lantai kayu, dan kemungkinan terjadi ke-ausan ini dalam jangka waktu pemakaian selama 3-5 tahun untuk lantai rumah yang biasa terawat.

Adapun untuk lantai public area, penyusutan akan terjadi lebih cepat daripada di dalam rumah.

Apa bedanya jati, merbau, sono keling. Yang mana yang paling bagus untuk lantai?

Kayu Jati warnanya kuning kecoklatan dengan serat kembang, Kayu merbau warnanya Kemerahan dengan serat garis kecil-kecil. Kayu sono keling warnanya hitam dengan serat mirip jati. ketiganya termasuk berkualitas tinggi juga disebut kayu keras (Hard Wood) tahan lama dan tahan rayap. Yang membedakan harga sbb;

Kayu Merbau, kualitas dan ketahanannya sama dengan dua jenis diatas, hanya harganya lebih murah karena tampilannya tidak sebagus Jati dan sono keling.

Apa Yang Maksud Dengan Jati Grade A, Grade B Dan Grade C?

Jenis Kayu KW 1 dan KW 2= Setiap produksi Lantai Kayu, pasti ada yang hasilnya bagus dan kuran bagus, Dari segi presisi dan dari segi tampilan ada yang berwarna coklat dan warna putih. keduanya disortir. yang paling bagus masuk ke KW.1, yang kurang bagus masuk ke KW.2.

Untuk saat ini kami mengganti istilah KW1 dan KW 2 menjadi Grde A, Grade B dan Grade C. untuk lebih lengkap, anda bisa langsung mengunjungi : perbedaan kualitas kayu Jati.

Apakah kayu ini ada kemungkinan kena rayap?

Untuk Jenis kayu keras kelas 1 seperti jati,Merbau,kayu ulin,atau sono keling.rata2 didalam kayu tersebut terdapat senyawa tektikuinon,sebagai senyawa anti rayap,sehingga dalam pemakaiannya bisa tahan lama,bahkan bisa berumur ratusan tahun.bisa kita lihat kalau di daerah kalimantan banyak jembatan yang terbuat dari kayu ulin,dan umurnya sudah ratusan tahun.Dan bisa kita lihat juga seperti bantalan kereta api,sampai sekarang di beberapa titik masih menggunakan bantalan dari kayu.
Sedangkan untuk jenis lantai kayu laminated, rata2 menggunakan bahan anti rayap buatan,dan ini sifat pemakaiannya temporer.

Demikian  pembahasan kali ini semoga bisa bermanfaat bagi anda yang berminat memasang lantai kayu.