kayu kamper

Begini karakteristik dari kayu kamper yang berkualitas!!

Sekarang ini furnitur yang terbuat dari material kayu banyak dicari. Alasannya adalah material kayu membuat furnitur memiliki kesan klasik, anggun, dan cantik. Kayu kamper adalah salah satu jenis kayu yang sering dijadikan sebagai material furnitur.

Kayu jenis kamper ini banyak sekali ditemukan di Kalimantan Timur, tepatnya Samarinda. Asalnya dari tumbuhan bernama latin cinnamomum camphora yang seringkali disebut kayu kamper karena aromanya yang mirip dengan kamper. Namun saat ini sudah banyak dibudidayakan di daerah lain.

Jenis kayu ini bisa disulap menjadi berbagai macam furniture. Di antaranya adalah lemari, kusen, meja, kursi, dan lain-lain. Kayu ini sering dijadikan material karena ketahanannya terhadap kelembaban dan rayap.

Penasaran seperti apa keunikan material ini? Simak penjelasan berikut

Karakteristik kayu kamper

Kayu jenis ini memiliki beberapa ciri khas, yaitu:

  • Kayu kamper kualitas terbaik berasal dari Samarinda karena memiliki tekstur yang lebih halus.
  • Tinggi pohonnya 20 – 30 meter dan berdiameter 0,6 – 1,2 meter.
  • Beraroma seperti kamper.
  • Kayunya memiliki serat lurus namun bergelombang.
  • Teksturnya bisa dirasakan oleh sentuhan.
  • Warnanya mengkilau kemerahan seperti mahoni, namun lebih muda.
  • Tahan terhadap beberapa jenis hama, salah satunya rayap.

Kelebihan Kayu Kamper

Kayu jenis ini banyak dipilih oleh produsen kayu Indonesia karena kelebihan-kelebihannya dibandingkan kayu-kayu jenis lain. Ada pun kelebihannya adalah sebagai berikut:

Jika membandingkan soal kualitas, kualitas dari kayu kamper mirip dengan kayu jati bahkan kayu kamper memiliki harga yang lebih murah, dan Kayu kamper merupakan jneis kayu yang tidak mudah diserang oleh hama, atau rayap.

Kayu Kamper pun, tidak bisa ditumbuhi jamur, sehingga furniture tidak mudah lapuk, apalagi kayu kamper tahan akan kelembapan, lalu jika Anda menggunakan kayu kamper sebagai bahan furniture, maka furniture tersebut tidak akan mudah lapuk dan akan sangat cantik.

Tentunya Kayu Kamper memiliki kelebihan dan kekurangannya, hal tersebut hampir sama dengan jenis kayu lainnnya. Ada kelebihan dan tentunya ada kekurangan, Penasaran apa saja kekurangan dari dari Kayu kamper? berikut informasinya

Kekurangan Kayu Kamper

Selain kelebihan, kayu kamper juga tak lepas dari kekurangan. Berikut kekurangan-kekurangan yang dimiliki kayu kamper:

Kayu kamper memiliki kekurangan dari segi ketahan air, hamir sama dengan kayu jati, kayu kamper tidak tahan terhadap air, dan jika terkena air kayu kamper perlu dipanaskan kembali. Lalu, jika ingin menggunakan untuk bahan furniture, anda harus mengahluskannya dengan jangka waktu yang cukup lama.

dan yang paling menarik, kayu kamper memiliki aroma khas seperti kamper, namun hal ini menjadi kekurangan karena wangi dari kamper tersebut dapat menyebabkan alergi atau Iritasi terhadap kulit beberapa orang. Lalu, kayu kamper perlu, penggawetan khus agar menjadi kayu yang tahan lama.

Kayu jenis ini bisa digunakan sebagai material lemari, meja makan, sofa, kursi, hingga dipan tempat tidur. Namun tidak disarankan untuk digunakan sebagai bahan material furnitur di luar ruangan karena kayu jenis ini tidak tahan terkena air terus menerus. Furnitur luar ruangan berisiko terkena guyuran hujan secara berulang sehingga dapat menyebabkan penyusutan volume kayu kamper.

Perbandingan Kayu Kamper dan Kayu Meranti

Kayu meranti merupakan jenis kayu yang paling populer dan sering digunakan untuk bahan dasar bangunan atau material furnitur. Berikut beberapa perbandingan antara kayu kamper dan kayu meranti:

Perbandingan Wilayah Pertumbuhan

Kayu kamper dan meranti sama-sama bisa tumbuh dengan subur di wilayah tropis. Namun kayu kamper sangat mudah ditemukan di Kalimantan, sedangkan kayu meranti sangat mudah ditemukan di Sumatera.

Perbandingan Serat Kayu

Kayu kamper memiliki serat yang halus dengan pola lurus dan gelombang. Serat kayu kamper didominasi oleh garis-garis lurus. Sedangkan kayu meranti memiliki serat yang besar untuk digunakan sebagai bahan pintu atau jendela. Serat besar kayu meranti bisa ditutupi dengan cat solid saat proses finishing.

Perbandingan Terkstur Kayu

Tekstur kayu kamper terasa sedikit kasar apabila diraba oleh tangan. Tekstur kayu kamper tidak sehalus jenis-jenis kayu lainnya sehingga membutuhkan proses finishing yang lebih panjang. Sedangkan kayu meranti memiliki tekstur yang keras dan tahan lama sehingga sangat cocok digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan seperti jendela, pintu, alas lantai, dan lain-lain.

Perbandingan Warna Kayu

Kayu kamper memiliki warna keabuan, hijau olive, dan kemerahan. Sedangkan kayu meranti memiliki warna muda pucat, merah tua, merah muda kecokelatan sampai merah tua kecokelatan tergantung pada usia kayu; semakin tua maka warnanya semakin gelap dan kualitasnya semakin baik.

Perbandingan Kekurangan Kayu

Kayu kamper memiliki kekurangan seperti mudah berubah bentuk apabila telah digunakan dalam kurun waktu yang panjang dan terkena air. Selain itu proses penghalusannya lama karena memiliki permukaan yang keras dan kasar, membutuhkan proses pengawetan khusus, dan aromanya bisa menyebabkan alergi.

Sedangkan kayu meranti memiliki kekurangan seperti tidak terlalu awet jika terjadi perubahan cuaca secara terus menerus. Selain itu teksturnya kasar dan harganya mahal terutama jika kayu meranti lebih tua.

Jadi Sudah tahu dengan jenis kayu Kamper? Demikianlah informasi yang bisa disampaikan, dan terimakasih telah membaca artikel ini hingga tuntas. Selamat menikmati hunian terbaik dengan material kayu berkualitas.